Dengan Sistem Online Dukcapil Bisa Pantau Pemilih yang Pindah Dapil

Selasa, 14 November 2017 | 12:58:02
| Dibaca: 446 kali
Penulis: Wiwin Saputra Editor: Abdul Jabar

Jailani
Jailani / doc

Wiwin,

MERANGIN-Jelang Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Legislatif di tahun 2018-2019 diprediksi bakal ada peluang pelaung kecurangan. Salah satunya adalah membawa pemilih dari luar daerah untuk mencoblos di salah satu Dapil di Merangin.

Namun demikian, kecurangan seperti ini lebih kecil kemungkinan dilakukan oleh calon Bupati dan Wakil Bupati. Melihat peluang yang ada, kecurangan seperti ini bisa dimamanfaatkan oleh bakal calon anggota legeslatif (Bacaleg) 2019.

Kondisi ini juga tidak dibantah oleh kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Merangin, Jailani. Ia mengatakan hal itu dapat diketahui oleh Dukcapil dengan adaanya sistem online.

“Kemungkinan terjadi pasti ada, tetapi kalau pindahnya berbondong-bondong  bisa dilihat oleh sistem dan pasti ketahuan namun kami tidak bisa mencegah,” ujar Jailani.

Jailani mengatakan sebaiknya apapun bentuk kecurangan harus dihindari. Bila ada penduduk yang ingin pindah silakan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

 “Siapapun boleh pindah, asal lengkap adminitrasinya pasti akan kita proses baik pindah ke Kecamatan lain dalam Kabupaten Merangin atau masyarakat luar yang datang untuk pindah ke Kabupaten Merangin,” tegasnya.

“Tentu saja ketika syarat lengkap harus diproses dan setelah diporoses tentu masyakat tersebut mendapat haknya seperti berpartisipasi baik di Pilkada dan Pileg,” ujar Jailani.

Namun Jailani menegaskan jika ada Masyarakat yang meminta kependudukan meskipun sudah bertahun-tahun tinggal di Merangin namun tidak mengurus keterang pindah Kependudukan Dinasnya tidak bisa memproses.

“Kami tidak bisa memproses kependudukan jika ada masyarakat yang meminta kependudukan meskipun sudah lama atau bertahun-tahun tinggal di Merangin tetapi tidak mengurus surat pindah,” tegas Jailani (*)

Penulis: Wiwin Saputra
Editor: Abdul Jabar