Explore Category

Hukum & Kriminal


Heboh Koper Dibuang Pinggir Jalan Dijaga Ular Hijau, Dibuka Isinya Bayi Masih Hidup

Rabu, 10 Januari 2018 | 10:11:43
| Dibaca: 2954 kali
Penulis: Abdul Jabar Editor: ,

Polisi saat melakukan olah TKP
Polisi saat melakukan olah TKP / Ist

BATAM-Warga Perumahan Villa Paradise, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mendadak heboh pada sekira pukul 07.00 WIB, Selasa pagi (9/01/2017) pagi.

Seorang warga di perumahan tersebut menemukan bayi perempuan yang disimpan di dalam koper dan diletakkan begitu saja di pinggir jalan.

Di dalam koper tersebut juga ditemukan pakaian ibu dan anak serta uang tunai. Warga juga menemukan ada foto pasangan muda di dalam koper tersebut.

M Azid, warga yang pertama kali menemukan bayi perempuan tersebut, menceritakan sekitar pukul 06.45 dia meluntas di jalan tersebut dengan menggunakan sepeda motor.

Dia mulanya tidak tertarik dengan koper tersebut karena menyangka ada warga yang pulang kampung. Namun dia menghentikan sepeda motor saat melihat seekor ular hijau di sekitar koper tersebut.

M. Yazid kemudian memanggil warga sekitar, karena sempat kuatir isi koper terbut adalah bom. Setelah warga bekumpul barulah koper dibuka.

Betapa terkejutnya dia saat koper dibuka ternyata isinya adalah bayi perempuan, berbobot 3 kilo gram.

"Sontak saya kaget, teryata dalam koper itu ada seorang bayi perempuan yang diperkirakan usianya sekitar tiga bulanan dan bayi itu dalam keadaan sehat," kata Azid, seperti dikutip dari kompas.com.

Kapolsek Batu Aji Kompol Sujoko membenarkan atas penemuan bayi tersebut. Saat ini pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menggali informasi terkait kasus ini.

"Bayi perempuan ini ketika ditemukan masih terdapat tali pusarnya. Warga yang menemukam kemudian membawanya ke bidan terdekat untuk dilakukan penanganan medis," kata Sujoko.

"Saat ini bayi perempuan itu dirawat di RSUD Embung Fatimah dan kami juga masih melakukan pengembangan, saksi yang ada di TKP sudah kami periksa," tutup Sujoko.


Secara terpisah, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri meminta kepolisian segera mengungkap pelaku pembuang bayi perempuan di dekat Perumahan Villa Paradise Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, itu.

"Kami minta polisi serius dalam penangan kasus ini karena di Batam kasus pembuangan bayi sangat tinggi dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Kepulauan Riau," kata komisioner KPPAD Kepri, Ery Syahrial.

Ery mengatakan, kasus buang bayi di Batam sangat memprihatinkan, apalagi ada bayi yang sudah meninggal.

"Jika nanti tertangkap, pelakunya harus diadili dan diberikan hukuman yang berat serta hukuman itu dipublis agar masyarakat tahu bahwa ancaman hukuman pembuangan bayi sangat berat yang tentunya dapat memberikan efek jera," katanya.

Terkait nasib bayi perempuan tersebut, Erry mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar bayi tersebut bisa diasuh sementara sampai mendapat orangtua asuh yang resmi.(*)

Penulis: Abdul Jabar
Editor: ,