Explore Category

Hukum & Kriminal


Ribut, Warga vs Eksodus di Jangkat Timur Satu Warga Luka Parah

Minggu, 19 Agustus 2018 | 22:33:41
| Dibaca: 791 kali
Penulis: Romadhon Editor: Nazarman

Korban dan rumah pelaku yang dibakar warga
Korban dan rumah pelaku yang dibakar warga / ist

MERANGIN-Keributan antara warga dan oknum eksodus terjadi di Jangkat Timur, Minggu sore (19/8/2018) atau sekitar pukul 15.00 WIB.

Akibatnya seorang warga mengalami luka parah akibat terkena bacokan di bahu sebelah kiri dan satu unit pondok hangus terbakar.

Informasi yang  didapatkan keributan terjadi antara warga Desa Gedang Jangkat Timur dengan warga pendatang asal Bengkulu.

“Ya, ada keributan antara warga Desa Gedang, Jangkat Timur dengan warga pendatang bernama Pidit asal Bengkulu,” ujar Wan salah seorang warga.

Wan mengatakan keributan itu di picu oleh pencurian kulit kayu manis milik warga Desa Gedang. Saat warga desa Gedang menanyakan aksi pencurian itu, warga eksodus tersebut langsung marah dan membacok korban.

“Tadi banyak warga Desa Gedang yang mencari pelaku, tapi tidak ketemu di pondok kebunnya. Akhirnya warga marah dan membakar pondok terserbut,” lanjutnya.

Kasubag Humas Polres Merangin IPTU Sobri membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan saat ini aparat sekitar (Polsek Jangkat dan Lembah Masurai) sudah berada di lokasi.

“Kita masih melakukan penyelidikan terkait penyebab keributan. Selain itu aparat juga terus berkoordinasi dengan tokoh dan pejabat setempat” pungkas IPTU Sobri.(*)

Penulis: Romadhon
Editor: Nazarman